Kumandang adzan terdengar begitu jelas
Dengan sigap kau bangun dari mimpi indah-mu
Gemericik air kau tuangkan
Membasahi anggota wudlu-mu
Kau hadapkan wajahmu kepada sang ilahi
Memujinya dalam setiap gerak shalatmu
Kau tadahkan kedua tanganmu
Memohon dan berserah
Tetesan air mata mengiringi do’amu
Pujian-pujian terus kau lantunkan
Dan dalam doamu
Ku dengar namaku kau sebut
Angin berhembus begitu dingin
Tertatih kau mengayu sepeda tuamu
dengan sayur mayur di belakangmu
Dan tiada lelah untuk mengayu
Kau tersenyum padaku
Seakan memberiku harapan
Tuhan....
Jagalah dia..
Lindungilah dia...
Karena aku tak ingin kehilangan senyum indahnya
Karena aku ingin dia tetap di sisiku
Karena dia aku kuat
Karna dia aku bertahan
karna dia adalah ibuku
No comments:
Post a Comment